Mengenang 7 Hari Wafatnya Andie Peci, Elemen Buruh hingga Bonek Gelar Ritual ‘Budo Jawi Wisnu Sukmo Limo’
SURABAYA — Suasana khidmat dan sarat akan nilai spiritual menyelimuti Alas Nusantara, Surabaya, pada Rabu (15/07/2026). Perwakilan dari Komite Organisasi Pemuda Indonesia (KOPI), Konfederasi KASBI, kelompok suporter BONEK, bersama segenap Arek-arek Suroboyo berkumpul untuk menggelar acara penghayat kepercayaan bertajuk Budo Jawi Wisnu Sukmo Limo. Acara ini didedikasikan khusus dalam rangka memperingati tujuh hari wafatnya Andie Peci, seorang tokoh buruh, rekan sejawat, sekaligus sahabat karib bagi banyak kalangan.
Kegiatan spiritual ini mengusung filosofi luhur Sukmo Limo, sebuah laku penyucian diri untuk meraih kebahagiaan sejati dengan menemukan “Guru Sejati” yang bersemayam di dalam hati sanubari masing-masing. Nilai spiritual tersebut dinilai sejalan erat dengan kearifan Nusantara, khususnya falsafah Jawa papat keblat, limo pancer—sebuah simbol empat arah mata angin yang menyatu pada satu titik pusat sebagai penuntun arah dan tujuan hidup manusia.
Digelar Serentak di Berbagai Daerah
Menariknya, penghormatan terakhir untuk almarhum tidak hanya berpusat di Kota Pahlawan. Peringatan tujuh hari wafatnya tokoh pergerakan ini juga digelar secara serentak di kediaman almarhum yang berada di Madiun, serta di berbagai sekretariat KASBI yang tersebar di Surabaya, Jakarta, hingga sejumlah daerah lainnya di Indonesia.
“Hal ini menunjukkan betapa luasnya jejak kebaikan dan ikatan persaudaraan yang ditinggalkan almarhum di seluruh lapisan masyarakat,” tegas Pokemon, salah satu perwakilan massa yang hadir di lokasi.
Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian acara berlangsung dengan penuh khidmat dan rasa hormat yang mendalam. Kehadiran berbagai elemen masyarakat yang melebur menjadi satu ini menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan sejati tidak akan pernah terputus, meskipun raga sang tokoh kini telah tiada.
“Semangat kebersamaan dan kearifan yang senantiasa dijunjung almarhum akan terus hidup dan menjadi teladan abadi bagi kita semua,” pungkas Pokemon dengan penuh semangat, menutup jalannya ritual peringatan tersebut.
