Cegah Bahaya Semburan Lumpur Berbau Gas, Koramil dan Polsek Modung Sterilkan Lokasi Pengeboran
BANGKALAN — Pengeboran sumur bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan di Dusun Karanganyar, Desa Srabi Timur, Kecamatan Modung, mendadak dihentikan. Pasalnya, pengerjaan sumur di lahan milik Sri Ilzawati tersebut mengeluarkan semburan air berlumpur tinggi yang disertai bau gas alam menyengat, Selasa (21/7/2026).
Insiden tersebut terjadi pada hari kedua pengerjaan sekitar pukul 09.45 WIB. Saat mata bor mencapai kedalaman kurang lebih 100 meter, pipa bor tiba-tiba menyemburkan air berlumpur setinggi empat meter yang terindikasi mengandung gas alam. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, proses pengeboran saat itu juga langsung dihentikan total.
Mendapat laporan dari warga, personel Koramil 0829/12 Modung bergerak cepat turun ke lokasi bersama anggota Polsek Modung untuk mengamankan area sekitar, mengimbau warga agar tidak mendekat, serta melakukan pendataan.
Pada sore harinya, Plt Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan, Chk Widya Winata, S.Pt., M.M., memimpin langsung peninjauan ke lokasi bersama unsur pemdes dan penyuluh pertanian untuk evaluasi teknis.
Berdasarkan hasil koordinasi seluruh pihak, disepakati bahwa aktivitas di titik tersebut resmi dihentikan dan pengerjaan sumur bor akan dialihkan ke titik lokasi alternatif yang lebih aman. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa ini.
Babinsa Koramil Modung, Serka Saepudin, menegaskan bahwa tindakan cepat pengamanan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam menjaga keselamatan dan memberikan rasa tenang kepada masyarakat.
“Kami bersama unsur Polsek dan Pemdes langsung melokalisir area dan berkoordinasi begitu menerima laporan. Keselamatan warga adalah prioritas utama. Karena itu pengeboran di titik ini dihentikan sambil menunggu kajian teknis dan pemindahan ke lokasi baru, agar program bantuan air untuk petani ini nantinya tetap dapat berjalan dengan aman,” terang Serka Saepudin.
Hingga saat ini, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan tetap aman, terkendali, dan dalam pemantauan ketat oleh aparat gabungan bersama instansi terkait.
