Ustad Abdus Somad Akan Ceramah di Akses Suramadu Bangkalan

Ustad Abdus Somad Akan Ceramah di Akses Suramadu Bangkalan Pamflet UAS yang akan melakukan kegiatan Tablig Akbar di Bangkalan

Bangkalan, Dinamikabangsa.com

 

Pengurus Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) mengadakan Tabilgh Akbar dan do’a bersama untuk keselamatan bangsa pada hari Senin pagi (18/3/2019) di Bangkalan, Madura. Acara yang bertempat di lapangan IKAMA akses Suramadu KM 4, kecamatan Labang, kabupaten Bangkalan tersebut akan dihadiri langsung oleh penceramah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS). Tujuannya sebagai bentuk doa bersama untuk keselamatan bangsa.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Madura (DPP IKAMA) H. Muhammad Rawi menjelaskan, acara tersebut digelar semata-mata untuk mensyukuri nikmat Allah SWT dan demi mempertahankan budaya Indonesia sesuai syariat Islam. Apalagi, kegiatan keagamaan seperti ini rutin dilaksanakan oleh DPP IKAMA dan tak ada hubungannya dengan pemilu.

“Acara ini merupakan wujud syukur kita atas segala nikamta Allah SWT. Dengan syukur itulah insyallah bangsa ini akan menjadi bangsa yang Baldatun Toyyibatun wa Rabbun Ghofur sebagaimana yang kita cita-citakan bersama," kata H Rawi.

H Rawi menjelaskan, IKAMA sebagai wadah perkumpulan masyarakat Madura akan konsen dalam bidang pendidikan, sosial dan budaya. Salah satunya, dengan melakukan kegiatan yang akan dihadiri UAS, nantinya diharapkan bisa membawa kedamaian satu dengan yang lain dan tak ada lagi saling tuding dan provokasi sesama umat Islam dan anak bangsa, khususnya sesama masyarakat Madura.

Demi suksesnya kegiatan di dimaksud, pihaknya juga mengundang kehadiran kaum muslimin muslimat, khususnya masyarakat Madura untuk bisa hadir menyaksikan langsung ke lokasi acara. Dengan catatan, bagi hadirin dilarang membawa simbol dan atribut partai yang berkaitan dengan pileg dan pilpres. Sebab, kegiatan ini murni untuk penyatuan bangsa.

“Insyaallah beliau (UAS) akan memberikan kesejukan bagi kita semua. Sehingga kita sesama anak bangsa tetap rukun dan damai, kususnya menghadapi pemilu 2019 nanti," jelas mantan Ketua Umum Karang Taruna Indonesia tersebut. (rd)