Tepis Isu SARA dan HOAX Jelang Pemilu 2019, Kapolda Jatim Silaturahmi Dengan Ulama di Bangkalan

Tepis Isu SARA dan HOAX Jelang Pemilu 2019, Kapolda Jatim Silaturahmi Dengan Ulama di Bangkalan

DinamikaBangsa.com, Bangkalan  Berbagai macam isu SARA dan hoax memang menjadi salah satu hal yang amat sangat marak terjadi khususnya di sosial media dan juga kalangan masyarakat yang masih kurang memahami bahwa SARA dan hoax bisa menjadi salah satu alat yang digunakan untuk memecah belah persatuan bangsa dalam hal ini merupakan propaganda dari orang-orang tak bertanggung jawab.

Mengantisipasi hal inilah, Kapolda Jatim yang baru saja dilantik yakni Irjen Pol. Drs. Luki Hermawan, M.Si., melakukan rangkaian kunjungan kerja di tanah Madura, salah satunya di Bangkalan. Kabupaten paling barat ini menjadi kabupaten terakhir yang dikunjungi oleh sang Jenderal bintang dua yang pernah menjabat sebagai Kasat Intel Polresta Malang. Dan, kunjungan kerja kali ini ke salah satu Pondok Pesantren yakni Ponpes Nurul Kholil, yang terletak di pusat kota Bangkalan.

Sekitar pukul 17.15 WIB didampingi oleh Kapolres Bangkalan yakni AKBP Boby Pa'ludin Tambunan S.I.K., M.H., sang pemegang korps tribrata Polri di Mapolda Jatim ini berkunjung langsung ke Pompes Nurul Kholil dan disambut langsung oleh Pimpinan Ponpes yakni KH. Syubair.
Dalam silaturahmi singkatnya, sang Kapolda mengajak lapisan pesantren untuk sama-sama membaur dann juga membangun sinergitas dan juga menjaga kondusifitas menjelang Pemilu 2019.

Tentu saja, silaturahmi kali ini disambut baik oleh sang pimpinan Ponpes dan berharap kerjasama dengan pihak kepolisian dan sinergi yang dibangun akan tetap terjaga menjelang pemilu 2019 dan juga sama-sama menjaga dan memastikan bahwa kondisi di Kabupaten Bangkalan tetap aman dan kondusif serta bebas dari hoax dan isu SARA lainnya.

Dalam kesempatan kali ini, Irjen Pol. Luki juga mengucapkan terima kasih karena sambutan hangat di tanah Madura, khususnya di Kabupaten Bangkalan terbilang cukup berkesan dan hal ini menjadi salah satu sinyal positif bahwa masyarakat Bangkalan merupakan masyarakat yang ramah.

"Terima kasih atas sambutan dan juga kesan baiknya saat kunjungan kali ke Bangkalan. Mari, sama-sama kita saling rangkul dan bahu membahu dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif serta bebas dari berbagai isu SARA dan Hoax untuk memastikan bahwa Kabupaten Bangkalan tetap aman dan nyaman,"tutup Jenderal berusia 53 tahun tersebut kepada tribratanewsbangkalan.com (29/10/18)