Satu Tewas, Satu Keok Tertebus Timah Panas Polisi

Satu Tewas, Satu Keok Tertebus Timah Panas Polisi Kapolrestabes saat pers rilis

Surabaya, DinamikaBangsa

Seorang kurir narkoba asal Malang tewas setelah tertembus timah panas di dadanya dan satu lagi rekannya keok ketika timah panas menerjang pada kedua kakinya. 

Kurir narkoba yang tewas adalah Agus Slamet (34), dan yang keok adalah Wahyu Indra Jayanto (25), keduanya merupakan warga warga Tebo Selatan, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Malang. 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Edison Isir mengungkapkan, penangkapan keduanya berdasarkan pengembangan dari tersangka inisial AIH yang lebih dulu ditangkap pada awal Desember 2020 di kamar Kos Jl. Watu Tulis Prambon, Kab. Sidoarjo, Jatim. 

"Hasil penangkapannya ditemukan sejumlah barang bukti yaitu 7 paket narkotika sejenis sabu-sabu dengan berat 662,13 gram dan 1 (satu) bungkus plastik yang berisikan ganja seberat 578 gram. Kemudian dilakukan pengembangan,” ucap Kombes Pol Jhonny Edison Isir saat jumpa press release pada Kamis Siang (24/12/2020). 

Selain itu, Isir menjelaskan, bahwa barang bukti tersebut didapatnya dari Agus yang ada di Malang. Setelah dilakukan penyelidikan dan pemantauan di Malang pada 22 Desember 2020. 

"Akhirnya Anggota mengetahui Agus membawa tas ransel sedang berboncengan menggunakan sepeda motor dengan rekannya seorang kurir juga pada pukul 04.00 Wib, selanjutnya dilakukan penangkapan," jelas Isir. 

"Ketika hendak dilakukan penangkapan, tiba-tiba Agus menyerang Anggota dengan sebilah pisau yang di selipkan dibelakang pinggangnya. Namun aksinya itu, diketahui petugas sehingga terpaksa dilakukan langkah tegas, tepat, terukur dan keras kemudian Agus langsung terkapar" sambungnya. 

Dari kejadian itu juga, rekan tersangka bernama Wahyu sempat melarikan diri, namun upayanya gagal ketika peluru menerjang pada kedua kakinya. 

"Seketika itu juga, petugas langsung membuka tas ransel yang dibawa Agus, dan ternyata berisikan Narkoba dua bungkus yang dikemas dalam bungkusan Teh Cina, 2 (dua) buah timbangan electrik dan 2 (dua) pak plastic klip kosong,” tandasnya. 

Atas temuan itu, petugas membawa keduanya ke RS. Saiful Anwar Malang untuk dilakukan pertolongan yang selanjutnya dipindah ke RS. Pusdik Polri, Porong. Namun, tersangka Agus dinyatakan telah meninggal dunia. 

Isir menegaskan, bahwa pihaknya tetap berkomitmen dengan tegas bahwa genderang tabuh perang melawan Narkoba tidak akan pernah terhenti. 

“Kami akan terus membasmi kejahatan narkoba yang ada di wilayah Surabaya,” tegas Kombes Pol Jhonny Edison Isir. (ros)