Oknum PJR Suramadu Diduga Melakukan Pungli

 Oknum PJR Suramadu Diduga Melakukan Pungli Petugas PJR Suramadu saat dibentang tengah. (nhs)

Surabaya, DinamikaBangsa

Adanya keluhan dari masyarakat bahwa ada aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum aparat PJR (Patroli Jalan Raya) di Jembatan Suramadu kian hari kian menjadi-jadi.

Kendaraanyang menjadi sasaran pungli, yakni beberapa kendaraan truk, mulai dari truk kecil hingga besar. Lokasi yang biasa dipakai praktik pungli anggota PJR tersebut biasanya dibentang tengah.

Investigasi di lapangan, ada pandangan aneh, PJR berjalan pelan banget sebelum bentang tengah, ada beberapa truk angkutan barang diberhentikan ada juga truk langsung merespon adanya PJR berhenti dibelakang mobil patroli PJR, kemudian kenek turun menghampiri petugas setelah itu truk langsung melanjutkan perjalanan, Senin (8/7) malam.

Modus operandi pungli biasanya dengan cara berpura-pura melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan dan melihat tonase muatan. Tapi, tak sedikit kendaraan truk yang tak melakukan pelanggaran pun menjadi korban aksi pungli mereka.

Ahmad salah satu supir truk L 857X XX yang terkena aksi pungli saat ditemui dinamikabangsa.com mengatakan petugas PJR tadi memberhentikan memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan dan melihat tonase muatan.

"Memang benar saya tadi dibentang tengah jembatan Suramadu diberhentikan oleh petugas PJR meminta surat - surat katanya muatannya melebihi tonase. Tadi kena Rp 50 ribu oleh petugas PJR," ungkapnya.

Aipda Silfrid pada saat dikonfirmasi di Pos PJR Suramadu VIII mengatakan kita dibentang tengah hanya memeriksa kelengkapan surat - surat kendaraan. "Tadi Hanya menghasilkan satu tilang saja, semua surat-surat lengkap, langsung saya suruh berangkat melanjutkan perjalanan," tuturnya, Selasa (9/7) pukul 01,10 WIB. (nhs)