Kak Harris & Ayis Mendogeng Pengunjung Taman Bungkul

Kak Harris & Ayis Mendogeng Pengunjung Taman Bungkul Kak Harris saat menghibur pengujung Taman Bungkul

Surabaya, dinamikabangsa

Hari Minggu adalah hari berkumpul dengan keluarga di Taman Bungkul Surabaya banyak masyarakat menghabiskan waktunya untuk keluarga tidak hanya berolah raga di sana juga masyarakat juga bisa menggunakan berbagai macam fasilitas yang ada di taman Bungkul.

Diantaranya terdapat arena skatebord, tempat permainan anak hingga menikmati acara hiburan juga ada di sana. Tidak hanya menggunakan fasilitas yang ada di sana pengunjung Taman Bungkul juga menyediakan bacaan yang di sediakan mobil keliling dari Dinas Perpustakaan. Tidak hanya membaca pada kali ini Taman Bungkul juga di hebohkan dengan hadirnya pendongeng anak Nasional Kak Harris dan Ayis yang menghibur pada pengunjung.

Tidak hanya menghibur dengan dongengan tapi Kak Harris juga mengajak pengunjung Taman Bungkul untuk senang membaca. "Saya bangga Kak Harris bisa hadir disini dan menghibur pengunjung yang ada di Taman Bungkul", jelas Titok salah satu petugas Dinas Perpustakaan Kota Surabaya, Minggu (29/9) pagi.

Titok menambahkan dengan adanya dongeng pengunjung sangat senang dan suka dalam membaca buku.

Dalam dongeng kali ini Kak Harris tidak hanya mendongeng melainkan Kak Harris menggunakan kostum unik ala Bajak Laut. Dengan memakai kostum unik ini para pengunjung sangat senang dan terhibur dengan gaya Kak Harris. Di dalam dongeng Kak Harris mendongeng kisah tentang Buah Delima Emas yang dia bawakan dari buku bacaan. Dalam cerita ini ada anak kakak dan beradik yang bernama Beni dan Boni yang dimana Boni anak yang sombong dan Beni anak yang baik hati. Suatu ketika mereka sedang bertengkar dan akhirnya diketahui orang tuanya.

Sehingga orang tua mengutuskan kepada anak-anaknya untuk mengambil buah Delima yang masih segar. Akhirnya kedua anak tersebut berangkat cari buah Delima yang segar. Bertemulah kedua anak tersebut dengan buah Delima ternyata Boni mengambil buah delima itu tanpa ijin dulu ke pemiliknya dan si Beni dia mencari pemilik buah Delima setelah di setujui ambil baru si Beni ambil buah Delima.

Sesampai di rumah Beni dan Boni menyerahkannya pada orang tuanya. Saat disuruh buka satu persatu ternyata Boni mendapatkan buah Delima busuk dan Beni mendapat buah Delima segar emas. Dari hasil ini si Beni menyadari kesalahan ini dan meminta maaf kepada saudaranya telah jahil selama ini.

"Saya senang dan bangga sambil berolah raga di sini saya bisa mendengarkan dongeng," jelas Nova salah satu pengunjung yang duduk di kelas 4. (red)