Densus 88 AT Kembali Ciduk Terduga Terorisme Di Kota Probolinggo

Densus 88 AT Kembali Ciduk Terduga Terorisme Di Kota Probolinggo

Probolinggodinamikabangsa.com - Densus 88 Anti Teror (AT) Mabes Polri kembali membekuk seorang terduga terorisme di Kota Probolinggo berinisial W, pemilik counter Dhimas Cell yang berlokasi di jalan Brantas Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo Jawa Timur.

Informasi yang dihimpun media ini, terduga teroris W diciduk Densus 88 AT Rabu (30/5) malam. Setelah berhasil mengamankan terduga, mulai jam 23.00 Wib hingga Kamis (31/5) dinihari selama dua jam lebih dengan penjagaan ketat dari TNI - POLRI,  Densus 88 AT melakukan penggeledahan counter milik terduga di jalan Brantas RT.03/RW.02 di Kelurahan Pilang.

Terkait dengan penangkapan terduga teroris W, dan penggeledahan counter milik terduga di jalan Brantas Kelurahan Pilang oleh Densus 88 AT Mabes Polri, Kapolresta Probolinggo AKBP. Alfian Nurrizal dikofirmasi membenarkan adanya penangkapan seorang terduga terorisme berinisial W, dan penggeledahan counter milik terduga di jalan Brantas Kelurahan Pilang oleh Densus 88 AT Mabes Polri.

Alfian Nurrizal mengungkapkan, pihaknya dalam hal ini membeckup Densus 88 AT Mabes Polri untuk mengamankan terduga pelaku terorisme berinisial W, dan melakukan penggeledahan counter Dhimas Chell, milik terduga yang berlokasi di jalan Brantas Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

"Dalam penggeledahan ini, kita amankan beberapa alat bukti, diantaranya; busur/panah, laptop, HP Nokia seri 320, serta 2 buku tabungan dari bank swasta, telle, senapan angin, busur dengan beberapa lessan untuk latihan, semua kita amankan," ungkapnya.

Alfian Nurrizal menjelaskan, penangkapan terduga teroris W oleh Densus 88 AT, karena ada keterkaitan (satu kelompok) dengan 5 orang pelaku terorisme, yakni M. Fatwa, Irvan Suhardianto, Harit. S. Arifin , Agus, ke empatnya warga komplek perum Sumbertaman indah (STI), Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo, dan Arief Lukman Hakim, Karyawan PT. Indoperin, warga dusun Siwalan, Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu Probolinggo, yang sebelumnya telah ditangkap oleh Dsnsus 88 AT.

Menurut Alfian Nurrizal, terduga W pekerjaan sehari hari sebagai penjual voucher HP dan service HP. Dia memiliki keahlian di bidang elektronik. "Peran terduga W  dalam kelompok ini sebagai pembuat alat elektronik, spesialis elektronik bagian IT," sebutnya.

Sejumlah media melansir, sehari sebelumnya, Selasa (29/5) Densus 88 AT juga membekuk 4 terduga teroris di wilayah Kabupaten Probolinggo, yaitu Kamal (52), warga dusun Kramat, Desa Maron, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Buchori (49), warga Desa Maron, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Gatot Sulistyo (56) oknum PNS alamat jalan Pelita-2 dusun Krajan Desa Sumberkedawung, RT.07/RW.01, Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo, dan Karibun warga dusun Kramat, Desa Maron, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

Jumlah keseluruhan, hingga Kamis (31/5/2018), sudah 10 terduga terorisme di bekuk oleh Densus 88 AT Mabes Polri dari wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. (siwi).