APMI Minta Propam Tindak Tegas Pungli di Jembatan Suramadu

APMI Minta Propam Tindak Tegas Pungli di Jembatan Suramadu APMI

Surabaya, DinamikaBangsa

Dengan adanya pemberitaan aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum aparat Patroli Jalan Raya (PJR) di Jembatan Suramadu, APMI (Aliansi Pemuda Madura Indonesia) minta Propam Polda Jawa Timur tindak tegas.

Ketua APMI Surabaya Taufik mengecam tindakan pungli yang dilakukan oleh oknum PJR Suramadu Polda Jawa Timur yang memanfaatkan para supir truk dan supir angkutan untuk keuntungan pribadi.

"Saya berharap Propam Polda Jawa Timur, untuk segera menyelidiki dan mengusut tuntas dugaan pungli yang merupakan tindak pidana korupsi tersebut," tegasnya.

Menurut Taufik, itu sesuai dengan instruksi Presiden. "Kata Presiden, jangankan ratusan juta, pungli Rp10.000 pun akan diurus. Apalagi pungli Rp 50.000, jika itu pungli, juga ditindak dan di OTT," imbuhnya.

Bahkan, tersangka pungli bisa dipidanakan. Rujukannya UU No 31/1999 jo UU No 21/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). "Bisa juga dijerat pasal 368 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 bulan," cetusnya. Tapi jika pelaku berstatus PNS atau aparat hukum, bisa dijerat pasal 423 KUHP. Ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun. (nhs)