APMI Bersama Satres Narkoba Polres Bangkalan & FOKAN Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Miftahul Ulum Jaddung Tragah

APMI Bersama Satres Narkoba Polres Bangkalan & FOKAN Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Miftahul Ulum Jaddung Tragah Suasana Sosialisasi Bahaya Narkoba

BangkalanDinamima Bangsa

Penyalahgunaan Narkoba di negeri ini kian mengkhawatirkan, karena telah menyerang segala usia, tidak terkecuali usia pelajar sekolah dasar. Oleh karena itu, langkah pencegahan di usia dini mutlak harus dilakukan. Salah satu langkah yang paling konkret adalah dengan menggencarkan kegiatan penyuluhan bahaya Narkoba untuk para pelajar/santri di usia dini. Guna menangkal penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar tingkat sekolah dasar.

 

APMI ( Aliansi Pemuda Madura Indonesia) mengadakan sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkoba, kepada ratusan pelajar bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Bangkalan dan FOKAN (Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba) Nasional di Madrasah Miftahul Ulum, di desa Jaddung Kec. Tragah Rabu (3/4).

 

Ketua Umum APMI, Nur Hasan, SE menegaskan bahaya narkoba yang sudah menyasar pelajar perlu penanganan lebih serius oleh semua pihak. Pasalnya, pelajar merupakan generasi bangsa yang perlu diselamatkan sebagai investasi masa depan wajah Negara Indonesia.

 

“Narkoba menyasar siapapun dan tidak pandang bulu. Untuk segmen pelajar, kami menyasar kepada mereka untuk bersama-sama memeranginya dengan mengampanyekan antinarkoba. Saya berharap kegiatan ini, kesadaran pelajar akan bahaya Narkoba semakin meningkat, dan mereka akan lebih responsif ketika ada tindakan mencurigakan di lingkungan sekolahnya, para pelajar dapat melapor kepada pihak berwajib, sehingga tindakan kejahatan Narkoba di lingkungan sekolah dapat ditangkal," harapnya.

 

Kanit Satres Narkoba Polres Bangkalan, Ipda Bagus, menjelaskan, sosialisasi ini merupakan program rutin Satres Narkoba Polres Bangkalan.

 

"Kita juga sering sosialisasi di semua komponen masyarakat umum, baik kalangan pendidikan, kalangan masyarakat umum, tokoh agama, tokoh masyarakat, tentang pencegahan narkotika ini," katanya.

 

Khusus sosialisasi untuk kalangan siswa, Ipda Bagus menyebutkan, bahasan utama yang diberikan kepada para siswa terkait dengan dampak negatif dari konsumsi narkoba.

 

"Materi yang sangat kita tekankan, adalah yang memang langsung menyentuh ke dampak, supaya anak-anak kita dapat melihat langsung, inilah dampaknya kalau kita mengonsumsi narkoba, misalnya jenis shabu," jelasnya.

 

Sementara Umar Al Khatab Staf khusus DPP GMDM dan FOKAN mengatakan mengharap ke depan APMI selalu bersinergi bersama TNI, Polri, BNN, BNK, GMDM dan FOKAN mampu mewujudkan Madura Bersih Narkoba untuk menuju Indonesia bersinar bersih dari Narkoba. "Narkoba sangat berbahaya sekali, jadi penting bagi kami untuk membentuk kesadaran para siswa untuk menangkal tawaran Narkoba," tuturnya. (kjg)